INFO BEASISWA

TATA CARA SELEKSI

  1. Persyaratan Umum Calon Penerima Beasiswa
    • Warga negara Indonesia
    • Terdaftar sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
    • Kondisi ekonomi orang tua/wali kurang mampu yang didasarkan pada pertimbangan:
      1. Pekerjaan orang tua/wali yang secara ekonomi tergolong lemah, antara lain :
      2. Buruh (Buruh tani, buruh pabrik, pekerja kasar, dll.)
      3. Petani
      4. Pedagang (kaki lima, asongan, pasar, dll.)
      5. Pensiunan
      6. Veteran/purnawirawan
      7. PNS/TNI/Polri
      8. Status lainnya (sopir, pegawai swasta, dll.)
    • Besarnya penghasilan
      1. Beban keluarga yang menjadi tanggungan
      2. Mempunyai prestasi akademik yang baik
      3. Tidak berstatus sebagai PNS
      4. Tidak berstatus sebagai penerima TID/beasiswa lain
      5. Berkelakuan baik dan mempunyai integritas kepribadian tinggi
      6. Sehat jasmani dan rohani
      7. Tunduk dan taat pada peraturan perundangan maupun tata tertib STIK Makassar
      8. Menunjukkan sifat-sifat kreatif dan mempunyai kegiatan ko/ekstra-kurikuler dalam kampus yang cukup
  2. Persyaratan Administrasi
    • Surat rekomendasi penasihat akademik mahasiswa.
    • Surat rekomendasi terkait kegiatan ko/ekstrakurikuler yang diketahui oleh Wakil Ketua  III.
    • Kartu hasil studi untuk mahasiswa
    • Pernyataan tidak sedang atau akan mendapat beasiswa dari sumber lain.
    • Pernyataan tidak sedang atau akan mengambil cuti kuliah.
    • Memasukkan berkas berupa :
      1. Fotokopi kartu tanda pengenal
      2. Fotokopi kartu keluarga
      3. Fotokopi Rekening Listrik
      4. Foto Keadaan Rumah (Tampak depan, Tampak samping, Ruangan Keluarga, Ruang Makan)
      5. Foto Keluarga dan Pas foto
      6. Surat Keterangan Tidak mampu
  3. Kriteria seleksi penerimaan beasiswa didasarkan banyak pertimbangan.  Hal ini dimaksudkan agar beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa tidak salah sasaran. Kriteria yang biasa dipakai untuk pertimbangan umumnya adalah penghasilan orang tua, tanggungan orang tua, indeks prestasi, asal daerah, dan kegiatan ko/ekstrakurikuler.
  4. Wawancara dapat dilakukan bagi calon penerima beasiswa untuk mendapatkan keterangan tambahan, klarifikasi terhadap akurasi data yang disampaikan sebagai persyaratan administrasi. Apabila dari hasil wawancara ditemukan kejanggalan data yang disampaikan, maka mahasiswa pengusul dapat dicoret dari daftar usulan. Mahasiswa ini selanjutnya dicarikan pengganti dari mahasiswa yang berada pada peringkat/skor di bawahnya.
  5. Hasil Seleksi adalah berupa daftar nama calon penerima beasiswa berdasarkan urutan skor tertinggi yang diperoleh. Dalam daftar ini harus dicantumkan nama mahasiswa, jenis kelamin, NIM, semester, fakultas, jurusan dan IPK. Daftar selanjutnya akan dikirim ke lembaga/institusi pemberi beasiswa atau diusulkan untuk dibuatkan Surat Keputusan Rekor.
  6. Jumlah Calon Penerima Beasiswa ditentukan oleh kuota yang tersedia.
  7. Jenis beasiswa
    • Beasiswa Bidikmisi
    • Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
    • Beasiswa Yayasan